Pembuatan Pupuk Organik

P1230955

Menumpuknya sampah di sekitar lingkungan dapat menyebabkan banjir, pencemaran tanah, mengganggu kesehatan, menimbulkan berbagai jenis penyakit dan lain-lain. Melihat kondisi tersebut, sangatlah penting kita melakukan pembelajaran pengelolaan sampah sejak dini. Salah satu bentuk sampah yang dapat diolah adalah sampah daun di sekitar sekolah menjadi pupuk organik. Dengan mengajak anak-anak bagaimana cara memilah sampah menurut jenisnya kita dapat melakukan pengelolaan sampah sesuai kreativitas kita.

Hari itu, SMKN 1 Indralaya Selatan memulai team Adiwiyata di sekolah dengan mengumpulkan sampah daun kering.
Adapun tahapan dalam pengelolaan sampah antara lain:

  • Mengumpulkan sampah sesuai jenisnya.
  • Mempraktikkan cara/proses pengelolaan sampah.
  • Setelah aktivitas selesai, kami mendiskusikan tentang pentingnya mengolah sampah.

Salah satu pemanfaatan sampah di sekolah adalah mengolah sampah daun kering menjadi pupuk organik. Langkah-langkah membuat pupuk organik diantaranya:

  1. Mengumpulkan sampah daun kering
  2. Mencacah daun
  3. Mencampur daun yang sudah dicacah dengan air, bakteri pengurai EM-4, boleh ditambah gula
  4. Menutup adukan dengan keset ijuk
  5. Mengontrol dan mencatat kondisi suhu, kelembaban pupuk
  6. Jika adonanĀ  dirasa kering pertanda bakteri tidak bekerja. Maka tambahkan air secukupnya
  7. Aduk setiap kali mengontrol, tunggu selama 15 hari
  8. Jika cacahan sampah daun sudah terurai/teras lembut, pupuk siap di pakai.

Komentar